My Mood's Note


Selasa, 20 November 2012

PENTINGNYA SEORANG SAHABAT


Bagaimana hari - hari mu terlewati?
Apakah seorang diri?
Apakah kamu tak butuh seorang sahabat?
Lalu apakah kamu tidak kesepian?

 
Yang bisa menjawab hanya dirimu sendiri. Kamu harus bisa memahami apa arti seorang sahabat dalam hidupmu. Apakah sangat penting atau mungkin kalian tak butuh sama sekali. Terkadang kalian merasa angkuh atau mungkin tidak percaya diri untuk mencari teman. Tapi percayalah kawan, kalian pasti membutuhkan seorang teman selain keluargamu.

Masa muda, adalah masa dimana kita selalu ingin tahu apa yang terjadi di luar sana. Lalu, apakah kita akan mencari tahu sendiri? Tidak kan. Kita butuh teman atau bahkan sahabat untuk membantu kita memilih hal-hal yang baik yang bisa kita ikuti. Untuk itu, saya juga ingin mengingatkan  berhati - hatilah dalam memilih teman. Karena percaya atau tidak, teman kita adalah gambaran diri kita.

Namun, bukan berarti kita harus membeda-bedakan satu sama lain. Yang dimaksud memilih artinya bergaul dengan siapa saja, tapi hanya yang baik yang dijadikan teladan serta menjadi  teman yang bisa menuntun kita untuk selalu berada di jalan yang  baik dan benar. 
Selain itu, perlu saya tegaskan bahwa di usia remaja seperti kita ini, emosi kita masih belum stabil. Jadi jangan heran kalau banyak diantara kawan-kawan kita yang terlihat berantem, baikan lagi, musuhan, temenan lagi, baik itu dengan pacar atau sahabat. 

Tapi pada intinya saya sarankan, jangan mudah marah atau bahkan bertengkar dengan sahabat kita. Apalagi gara-gara masalah sepeleh. Jangan sampai kita menyesal karena kehilangan sahabat. Hari - hari kita tak akan  berwarna bila dijalani tanpa seorang sahabat. Ada pepatah yang mengatakan carilah sahabat walaupun sampai ke negeri Cina, hehe maaf salah ya! Remember kawan, musuh mudah dicari, tapi sahabat terbaik bagai mencari jarum di tengah sawah. Bahkan ada juga yang mengatakan, “sahabat itu bagaikan air, yang tanpanya kita akan mati”. So, Friendship is important..!!!




PUISI LAGI



INGIN SEPERTI DULU

Setiap kali aku ingin berlari
Membawa segala masalah di benakku
Melayang ke udara
Maka saat itu.. Aku tersandung

Aku tak mampu bertahan
Jantungku berpacu terlalu cepat
Ingin melesatkan segala rindu
Namun tertahan oleh kenyataan

Dan aku masih saja merasa sakit
Mendengar kenyataan
Kau tak menginginkanku lagi
Aku tak ada artinya lagi

Hampir seluruh masaku
Kuhabiskan dengan khayalan indah bersama
Saat kau siaga selalu disampingku
Seperti dulu
Saat kau menggendongku
Seperti dulu...
Dan saat kau membelai rambutku
Seperti dulu

Namun pada akhirnya
Aku hanya kan terus berangan
Tidak ada lagi harapan
Tidak ada lagi ruang
Ayah dan aku seperti dulu

Created by : Sukma_Reztya

Minggu, 01 April 2012

SASSY GIRL (CHUN HYANG) HADIR KEMBALI

Masih ingatkan Drama seri Korea Sassy Girl (Chun Hyang)? Kisah yang bergenre komedi romantis, dan sukses menyatukan plot drama komedi. Kisah dengan adegan yang menyentuh, diiringi soundtrack yang mendukung kini kembali hadir di layar televisi anda. Jangan lupa saksikan setiap hari Senin s/d Jumat pukul 10.00 WIB di ANTV.  



PEMERAN UTAMA

Chun-Hyang           : Han Chae Young
Lee Mong Ryong     : Jae Hee
Chae Rin                : Park Si Eun
Byun Hak Doo         : Eom Tae Woong

SINAPSIS

Chun Hyang dikisahkan sebagai pelajar SMA yang cerdas, baik hati, pekerja keras, berbakat dalam mendesain perhiasan dan tegas. Dilahirkan dari keluarga miskin dan memiliki seorang ibu yang berprofesi sebagai penyanyi di klab malam, Chun Hyang berjuang keras untuk tetap menjadi rangking 1 di sekolah seraya bekerja paruh waktu guna mencukupi kebutuhan hidup dan biaya kuliah pada masa datang.

Sementara Lee Mong Ryong datang ke kota Namwon berstatus sebagai siswa pindahan dari Seoul yang sering membuat masalah. Melalui sebuah insiden di taman kota, Chun Hyang berkenalan dengan Lee Mong Ryong yang merupakan anak Kepala Polisi Namwon yang baru. Perkenalan keduanya berlanjut di sekolah.

Saat mengunjungi Chun Hyang yang sedang sakit di rumahnya karena keisengannya, Mong Ryong tanpa sengaja meminum minuman keras yg dikiranya sari buah dan kemudian mabuk, hingga tidur di sebelah Chung Hyang yang sedang sakit sampai pagi. Akibat hal tersebut, orang tua mereka sangat malu dan bermaksud menikahkan mereka dan mereka harus tetap melanjutkan sekolah. Padahal, Mong Ryong masih mencintai kakak kelasnya di Seoul, Chae Rin. Setelah ditolak Chae Rin, keduanya memutuskan untuk menikah dan tetap bersekolah. Chae Rin perlahan merasa kehilangan Mong Ryong dan meminta pemuda itu kembali padanya. Di lain pihak, Chun Hyang mulai mendapatkan simpati dari Byun Hak Doo, pemilik sebuah perusahaan entertainment yang tampan dan kaya raya namun berhati dingin. Saat simpati tersebut berubah menjadi obsesi, Direktur Byun mencari berbagai cara untuk memisahkan Chun Hyang dan Mong Ryong yang sedikit demi sedikit mulai saling mencintai.

Berbagai gangguan datang dari Chae Rin dan Direktur Byun namun mereka malah semakin dekat dan akhirnya bermaksud menggelar resepsi pernikahan. Dirktur Byun tidak terima dengan keadaan ini dan merancang sebuah jebakan agar Mong Ryong dipenjara. Dia mendapatkan janji Chun Hyang untuk meninggalkan Mong Ryong dan bertunangan dengannya seta berangkat ke Jepang bersama sebagai syarat agar Mong Ryong dibebaskan. Chun Hyang bercerai dari Mong Ryong dan naik pesawat bersama Direktur Byun ke Jepang. Namun ia berhasil lari dari Direktur Byun dan memulai hidup barunya, menjalankan bisnis aksesoris hingga menjadi seorang bos perusahaan aksesoris di Busan.

Waktu terus berlalu, Mong Ryong kini adalah seorang jaksa dan mengira Chun Hyang masih di Jepang. Direktur Byun terus mencari Chun Hyang dan akhirnya berhasil mendapatkan gadis itu tengah menghadiri pernikahan sahabat dekatnya semasa SMA secara sembunyi-sembunyi. Direktur Byun meminta Chun Hyang kembali padanya, namun ditolak dan Chun Hyang mengancam akan pergi ke luar negeri. Mong Ryong akhirnya berhasil menemukan Chun Hyang dan mulai mengusut kembali kasus yang pernah membuat ia dipenjara. Akhirnya dalam sebuah konferensi pers, Direktur Byun mengakui perbuatannya dan merelakan Chun Hyang dengan Mong Ryong.

Sabtu, 18 Februari 2012

Hidup Tak Selamanya Bahagia


                  Hari demi hari berlalu
                  Waktu pun terus berjalan
                  Detik, menit, jam dan hari
                  Berputar tanpa henti
                  Tapi akankah setiap saat,
                  Kita merasakan kebahagiaan?

                                                Saat kita berjuang menggapai cita,
                                                Kita gagal…
                                                Saat kita membangun sebuah nama
                                                Kita jatuh
                                                Saat kita berlari mengejar cinta,
                                                Kita patah hati…


                  Mendung tak slama’nya hujan
                  Ia datang namun kembali cerah
                  Hidup pun tak slama’nya bahagia
                  Kelak ia mungkin akan jadi haru

                                                Biarkanlah cobaan datang silih berganti
                                                Biarkan kekasih datang dan pergi
                                                Tapi jangan biarkan,
                                                Semangat hidup ikut pergi…

                  Semua yang telah berlalu
                  Biarlah menjadi masa lalu
                  Biarlah menjadi kenangan
                  Dan sebuah pengalaman yang berharga…

                  Terus melangkah ke depan
                  meski terkadang kau harus menoleh
                  Namun teruslah melangkah
                  Jalani kehidupan…!!!

Minggu, 05 Februari 2012

Cerita Dibalik Sweet Seventeen

.....
.....
Pagi yang cerah untuk jiwa yang bersih.. (saya kayak malaikat yah, jiwa bersih tanpa dosa.. cuihh), ehh tak terasa udah 18th aja nih. Padahaaaaaaaal kayaknya baru kemaren teman-teman seperjuanganku teriak-teriak sambil nyanyi lagu selamat ulang tahun di sweet seventeenku. Waktu itu saya terharu banget (alias nangis). Gila tuh mereka, pura-pura ga bisa datang di acara little party yang keluargaku udah buat khusus. Tengsin dong ama nyokap, tante and kace-kace yang masih sepupuan sekali. Ehh.. gaa ada angin gaa ada hujan gaa ada hubungannya, dari jauh ada suara riuh nyanyian tapi pales banget (pales, fals.. ga tau nulisnya gimana). Ternyata frend-frend mereka ngerjain saya nih. Hahaha.. tapi gak apalah.. yang jelas mereka bawa kado (keliatan deh matrenya).





masih ada kaitannya dengan usia sweet seventeen....
Ternyata usia 17th itu awal dari kedewasaan yah!! Buktinya, saat teman-teman seperjuangku tauu kalo di antara kita-kita ada yang sedang mngalami kesulitan/kesusahan/masalah, terutama masalah money.. dengan sendirinya rasa solidaritas itu muncul. Padahal kayaknya dulu pada berprinsip "Elo-Elo... Gue-Gue...Urus deh masing-masing". Tapi kok sekarang, tanpa komando para tetua.. semua udah punya inisiatif buat ngumpulin apa aja yang bisa ngeringanin beban hidup si**** (nama dirahasiakan untuk menjaga nama baik). Akhirnya terkuimpul lumayanlah.. buat bantu-bantu si**** dan keluarga. Pokoknya hati itu rasanya adeeeeeem banget udah bantu orang, kayak di kutub utara.. heheh


tentang cinta-cintaan...
17th udah bisa dong pacaran, itu sih kata orang-orang.. but not for me! Menurut saya usia kayak gitu pantesnya belajar, kan mau UN tuh (ahh.. kayak saya rajin belajar aja). Intinya menurut saya pacaran itu bukan masalah usia, tapi masalah persiapan diri. Kalo udah mau pacaran, berarti harus udah siap nikah dong. Bukannya saya sok nge-dakwah nih ya, tapi kan setan ada dimana-mana. Apalagi kalo udah dua-duaan, pastinya banyak setan tuh. Jadi, daripada ntar ada apa-apa mending hindari aja dulu. Lagian kayaknya yang udah punya pacar lebih banyak GALAUnya deh daripada happy-nya. Ada-ada aja masalah. So, mendingan nge-jomblo kayak saya.. Siapa yang setuju??



Itulah hal-hal yang saya pelajari dari usia 17th alias sweet seventeenku. Banyak pengalaman berhaga, yang tentunya buat saya makin berpikir dewasa. Thanks to my sweet seventeen!!


Sabtu, 14 Januari 2012

MENGUNYAH PERMEN KARET - BANTU KITA NGERJAIN UJIAN


Permen karet merupakan pohon atau damar gliserin yang ditambah larutan gula, peppermint dan bahan lainnya, kemudian diaduk dan dipress. Rasa, warna dan betuknya pun bisa beraneka ragam. Di Indonesia, sebagian besar remaja dan anak-anak sangat suka mengunyah permen karet, termasuk saya (hehehe). Namun tahukan kita apa manfaat dari mengunyah salah satu pemanis tersebut?




Meningkatkan Konsentrasi Saat Ujian

    Sebuah penelitian di tahun 2002 menemukan bahwa mengunyah permen karet menstimulasi beberapa daerah di otak. Kondisi ini, bisa mengurangi stres, serta lebih mudah menyerap dan menyimpan informasi di otak lebih lama.

    Selain itu, Para peneliti di Baylor telah mengamati sekitar 108 siswa berusia 13 sampai 16 tahun dari sebuah sekolah di Houston, Texas. Sekitar setengah dari siswa tersebut mendapat permen karet bebas gula dan mengunyahnya selama berada di kelas, saat mengerjakan PR dan ujian. Detailnya, sebanyak 86 persen dikunyah ketika mereka di kelas matematika dan 36 persen saat mereka melakukan pekerjaan rumah (PR).
Setelah 14 minggu, peneliti menemukan ada perbedaan dalam nilai matematika antara kedua kelompok siswa. Pada siswa yang mengunyah permen karet mendapatkan nilai yang lebih baik di akhir semester dibandingkan mereka yang tidak mengunyah.


   Sementara itu, penelitian lain menemukan mahasiswa di laboratorium yang diberi tugas komputer sulit memiliki tingkat hormon stres kortisol lebih rendah ketika mereka mengunyah permen karet dibandingkan dengan mereka yang tidak.


    Jadi terbuktikan bahwa mengunyah permen karet dapat membantu kita dalam berkonsentrasi menghadapi ujian. Buat teman-teman peserta UAN 2012, jangan lupa sedian permen karet yah...!!
  
   Tapi, walaupun aman, tetaplah bijak dalam memilih permen karet, ya. Jangan keseringan mengunyah. Karena setiap permen karet pasti mengandung pemanis juga. Daripada permen karet biasa yang mengandung sekitar 25 kalori, lebih baik cari yang bebas gula (hanya sekitar 5 kalori).